image
image

Perang Reklame

June 5th, 2007

By Sam (05062007.010.03)

Siang ini ada sms yang memberitahukan bahwa aku harus mengecek emailku. Sebenernya dengan mudah email bisa aku download ke PDAku tapi sayang aku kesulitan untuk membalasnya.   Tak ada pilihan lain kecuali ke warnet. Dan tak ada pilihan lain sepeda motorlah angkutan paling nyaman di kota Jogja ini.   Beruntung hari tidak hujan terikpun belum datang.   Sedari awal ibuku sudah memperingatkan untuk memakai helm standart.   Standart polisi jogja.

Menyusur jalan Demangan hingga ujung ring road utara aku dikejutkan sekaligus di jejali dengan bermacam  reklame yang muncul dari setiap usaha bagai jamur di musim penghujan.  Hampir semua toko dan tempat usaha sepanjang jalan memajang reklame, tak hanya papan toko tapi juga baliho spanduk dan berbagai ad communication untuk menarik minat konsumen.   Sangat menarik karena berbagai desain unik mulai warna, nama, ukuran dan bahan saling beradu.  Namun juga sangat menyesakkan karena tak ada aturan baku sehingga masing-masing reklame tak tertata dengan rapi dan makin semrawut.   Konsumen pun makin dibingungkan dengan berbagai informasi yang menggelontor tiada habisnya.

Bisa disadari reklame sebagai salah satu bentuk promosi merupakan upaya untuk mendapatkan brand awareness. Salah satu bentuk komunikasi untuk menunjukkan identitas satu usaha/merek.   Syah-syah saja tiap merek/usaha berlomba menunjukkan siapa mereka kepada konsumen melalui perang reklame ini.  Karena suatu usaha/barang/jasa yang telah diberi identitas berupa merek akan punya kekuatan bila berhasil merebut hati konsumen.   Hermawan Kartajaya sering mengistilahkannya dengan Brand Equity.

Jadi brand awareness hanyalah proses awal untuk menuju brand equity.   Masih ada proses panjang lain seperti memposisikan merek melalui brand postioning dan mendiversifikasi merek melalui brand diversification.   Hingga bisa dikatakan perang reklame/advertishing bukanlah segala-galanya.   Tak mesti harus terpaku bahwa papan nama harus besar, bercahaya dan tinggi menjulang.   Dan semua produk ditulis dengan besar-besar dalam satu spanduk.   Reklame/advertishing hanyalah sebagaian kecil dari cara berpromosi, cara mengkomunikasikan. Masih ada cara lain yang bisa dikerjakan dengan lebih tepat dan murah yang bisa disesuaikan dengan kondisi merek atau usaha tersebut. Seperti melalui program diskon, service, ataupun lainnya.

Ingat tempat makan di jogja seperti Lothek teteg, bakmi Kadin dan beberapa usaha lain?  mereka mampu untuk menggapai loyalitas konsumennya dan menaikkan brand equitynya meski tak perlu melakukan perang rekleme secara besar-besaran.   Tinggal bagaimana kita jeli untuk mengkombinasikan beberapa strategi pemasaran dan promosi secara tepat sesuai dengan konsumen yang kita tuju saja.   Kenapa tidak dicoba?

Filed under: Business Strategic

2 Comments to “Perang Reklame”

  1. andika jogja says:

    dalam hal ini pemkot juga tidak punya regulasi matang terhadap tata kota. lemahnya tradisi pemerintahan di indonesia (saya pikir tidak hanya di jogja ya) membuat aji mumpung “yang penting APBD bertambah” akhirnya bisa lakukan apa saja demi meraup keuntungan. kemiskinan/kemakmuran, pendidikan, kesehatan saja tidak selesai2 ditangani. apalagi untuk sebuah nilai2 estetis! sangat tidak menjadikan pertimbangan. sangat wajar khan?

  2. mamat says:

    berarti reklame sebagai salah satu media publikasi belum tentu berhasil yah ?. Mungkin tergantung dari karakteristiknya yah.

Leave a Reply

(required)

(required)


« Rank - Nama Dan Baju Bagi Produk Kita »

About Me



About Mine

    RSS SamRoads [Life Style]

    • Rahasia 7 Tahun MHI Tennis
      By Be Samyono (09012012.12.21) Tujuh tahun, usia yang teramat muda untuk seorang anak.  Namun tidak demikian untuk sebuah komunitas. Tujuh tahun berada dalam masa fluktuatif, pembelajaran dan juga pencapaian merupakan perjalanan panjang yang mestinya patut di syukuri.  Meletakkan rasa terima kasih pada banyak hal dan pihak hingga membuat komunitas ini ... […]
    • Tanjung Pinang Bukanlah Pangkal Pinang
      By Be Samyono [06092011-23.08] Sesaat sebelum boarding dengan pesawat Sriwijaya Air awal September lalu di terminal 1 Bandara Sutta saya sempat kecewa.  Saya memikirkan Pangkal Pinang saat saya menerima kesempatan mengajar kali ini.  Saya bayangkan setidaknya saya akan bertemu dengan pantai berpasir putih dan gugusan bebatuan koral yang menjulang.  Persis . […]

    RSS SamWords [Fiction]

    • Patok
      By Be Samyono (28082009-13.34)Kepalaku sudah dalam peciku, tubuhkupun telah berada dalam sarungku. Dan kini seperti beberapa tahun yang lalu aku kembali berada disini. Di Musholla ini. Musholla persinggahan. Tempat menumpang saat tarawih ramadhan datang.Tak ada yang berubah. Pilar kokoh berukir masihlah menaungi, muram berbalut tarikan benang jaring laba- […]
    • Aku “Dipaku Priaku” Mengucap
      By Be Samyono (17112008-09.30)Hanya terinspirasi begitu saat aku menuliskan fiksi “Dipaku Priaku”. Inspirasi dari beberapa teman dengan pengalaman serupa dan terispirasi dari rekan yang terlepas pasungnya. Sebaris email minggu aku terima dari seorang diantara mereka. Dari seorang AKU “DIPAKU PRIAKU” yang berucap:Hai Sahabatku yang Memahami Hatiku….Setelah se […]

    RSS SamLens [Photography]



My Bizz



My Networks



Category




Recently Writing

Recent Comments

  1. beni: yaa., bener banget tuh boss… :D
  2. acep: setuju mas,, lanjutkan
  3. acep: nice info mas,,
  4. acep: thank mas ats infonya
  5. acep: thank atas tips nya mas,,. salam kenal
  6. acep: nice grop mas,, semoga sukses
  7. acep: thank infonya kang
  8. acep: ibu Mooryawati memang tokoh yang patut jadi teladan,,
  9. acep: semoga sukses anggota KMM 5,eksis terus,,dan tidak kalah dengan grup yang lain
  10. acep: meski saya bukan anggota dari keduanya, tapi enak juga nya mas kalo misalnya kita menjadi anggota TDA
  11. acep: thank mas atas infonya nice articel,,
  12. hendra andiarto: ini sesuai statuta TDA pusat ya pak, dan berdasarkan elctoral tresshold. anggota TDA adalah yang...
  13. Taufan: semoga anggota kmm 5 bisa terus eksis dengan usahanya masing masing
  14. annas: mantap banget ulasan pak sam, saya yakin gerakan mastermind ini akan menjadi embrio yang luar biasa bagi dunia...
  15. Sam: Setuju sekali bu zenis
  16. zenis: menginsfirasi banget, mudah2an kita bisa mencontoh Ibu Mooryati
  17. hendraxsap: wah mantap sekali tulisanya pak, resume yang komplit.
  18. be-samyono: salam pak ipung. wah kayaknya blon ada yah. apa pak iping dari magetan?

Syndicate

  1. RSS 2.0
  2. Atom
  3. RSS 2.0 (Comments)

Statbadge

  1. Pagerank:
    2/10
  2. Technorati Rank: -1
  3. Alexa Rank: 1,530,355

I am:

Visitor:

  • 3 currently online
  • 150803 total visitors


Socialite


    Be Samyono 'Sam'

    Create Your Badge