<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Perang Reklame</title>
	<atom:link href="http://www.be-samyono.com/2007/06/05/perang-reklame/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.be-samyono.com/2007/06/05/perang-reklame/</link>
	<description>Business, entrepreneur, lifestyle, fiction, photography, bisnis, kewirausahaan, gaya hidup, cerita fiksi, photografi, bambang eko samiono</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Aug 2010 04:11:23 -0500</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.3</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: mamat</title>
		<link>http://www.be-samyono.com/2007/06/05/perang-reklame/comment-page-1/#comment-13</link>
		<dc:creator>mamat</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Jun 2007 10:50:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.be-samyono.com/bizz/?p=9#comment-13</guid>
		<description>berarti reklame sebagai salah satu media publikasi belum tentu berhasil yah ?. Mungkin tergantung dari karakteristiknya yah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>berarti reklame sebagai salah satu media publikasi belum tentu berhasil yah ?. Mungkin tergantung dari karakteristiknya yah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: andika jogja</title>
		<link>http://www.be-samyono.com/2007/06/05/perang-reklame/comment-page-1/#comment-12</link>
		<dc:creator>andika jogja</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Jun 2007 09:48:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.be-samyono.com/bizz/?p=9#comment-12</guid>
		<description>dalam hal ini pemkot juga tidak punya regulasi matang terhadap tata kota. lemahnya tradisi pemerintahan di indonesia (saya pikir tidak hanya di jogja ya) membuat aji mumpung &quot;yang penting APBD bertambah&quot; akhirnya bisa lakukan apa saja demi meraup keuntungan. kemiskinan/kemakmuran, pendidikan, kesehatan saja tidak selesai2 ditangani. apalagi untuk sebuah nilai2 estetis! sangat tidak menjadikan pertimbangan. sangat wajar khan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dalam hal ini pemkot juga tidak punya regulasi matang terhadap tata kota. lemahnya tradisi pemerintahan di indonesia (saya pikir tidak hanya di jogja ya) membuat aji mumpung &#8220;yang penting APBD bertambah&#8221; akhirnya bisa lakukan apa saja demi meraup keuntungan. kemiskinan/kemakmuran, pendidikan, kesehatan saja tidak selesai2 ditangani. apalagi untuk sebuah nilai2 estetis! sangat tidak menjadikan pertimbangan. sangat wajar khan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
