image
image

Menciptakan Momentum (Part I)

August 2nd, 2007

By Be samyono (31072007.17.16)

(SWOT Analysis)

Ada yang menarik saat pelaksanaan Workshop Ngeblog Sambil Ngebizz yang digelar Blogfam tanggal 28 Juli lalu di Hotel Sofyan Tebet.   Saat sesi motivasi banyak muncul kata “Momentum”.  Satu kata penanda “saat yang tepat” untuk memulai langkah terjun ke dunia bisnis.   Tidak saja Yulia dari TDA yang mencetuskan kata itu, tapi beberapa peserta yang sharing pun mentestimonikan bahwa banyak momentum yang mereka dapatkan karena satu kepahitan.   Entah itu ditipu orang, karena krismon, karena bangkrut dan sebagainya.  Karena kepahitan itulah timbul satu tekat untuk menjalankan bisnis sendiri.   Benar dikata bahwa sebenarnya momentum itu adalah kita sendiri yang seharusnya menciptakan.   Karena pada dasarnya banyak kejadian di sekitar kita yang berlangsung dan menunggu dijadikan momentum yang tepat.   Namun kini timbul pertanyaan apakah momentum yang tepat itu adalah selalu peristiwa yang pahit?

Jawabannya tentu saja , TIDAK!. Bahkan bila anda jeli untuk melihat sekitar anda, idealnya anda bisa memulai suatu bisnis disaat anda masih mampu mendapatkan penghasilan dari sektor non bisnis.  Dengan demikian anda bisa mengisi “waktu pendapatan jeda” dimana bisnis anda belum menghasilkan return dengan sumber pendapatan non bisnis yang anda tekuni sekarang.   Begitu bisnis tersebut telah besar dan mulai menjanjikan anda bisa menekuni dan melepas pekerjaan non bisnis anda.   Lalu apa yang harus dilakukan untuk memperoleh momentum itu?.  Ciptakan kemauan dan komitmen untuk segera mencari peluang bisnis.   Dan pada nyatanya banyak sekali peluang yang ada di sekitar kita.  Kita hanya perlu untuk memilih dan memilahnya.

swot.jpg

Harus kita sadari bahwa kebanyakan dari kita bukanlah berasal dari kelurga bisnis yang sejak kecil terlibat dengan bisnis itu sendiri.  Kalaupun dari keluarga bisnis banyak sekali orang tua yang kurang suka anaknya berbisnis.   Kebanyakan orang tua mendambakan mereka untuk bekerja secara formal di perkantoran.   Hingga kepekaan terhadap bisnis tak banyak ditularkan kepada anak-anak mereka.  Untuk itu kita membutuhkan alat yang membantu kita untuk memudahkan dalam memilih dan memilah bisnis yang tepat kita jalankan.   Dan analisa SWOT adalah alat praktis dan sederhana yang sebenarnya cukup efektif untuk memenuhi kebutuhan itu.   Analisa SWOT tidaklah asing bagi kita.  Kita hanya perlu mempertajam analisa hingga mendapatkan hasil keputusan yang tepat apakah nantinya bisnis yang telah kita analisa tersebut akan kita jalankan atau tidak.   Kunci utama analisa ini adalah akurat atau tidaknya kita memasukkan elemen yang akan dianalisa tersebut.   Semakin akurat akan semakin tepat kita dalam mengambil keputusan.

Menggunakan analisa SWOT tidaklah susah.   Saya seringkali mengajarkan peserta training saya untuk memilah satu kasus yang dianalisis menjadi 2 bagian.   Pertama adalah carilah sebanyak-banyaknya faktor positif yang memungkinkan satu usaha yang dianalisa tersebut bisa memberi/mempunyai kontribusi positif untuk dijalankan.   Dan yang kedua adalah sebaliknya, carilah sebanyak-banyaknya faktor negatif yang memungkinkan satu usaha tidak bisa berjalan atau mempunyai kontribusi negatif.   Setelah itu kita pilah faktor-faktor positif yang telah kita dapatkan menjadi 2 bagian.   Satu bagian adalah faktor-faktor positif yang bisa dikendalikan pengusaha dan bagian lainnya adalah faktor-faktor positif yang tidak bisa dikendalikan oleh pengusaha.   Lakukan hal serupa pada faktor-faktor negatif yang telah anda dapatkan.   Akhirnya kita mempunyai 4 kelompok faktor dan tinggal kita masukkan ke quadran yang ada pada SWOT analisis.

1.   -Faktor-faktor positif    – bisa dikendalikan  =   KEKUATAN
2.   -Faktor-faktor positif    – tidak bisa dikendalikan  =   PELUANG
3.   -Faktor-faktor negatif   – bisa dikendalikan   =   KELEMAHAN
4.   -Faktor-faktor negatif   – tidak bisa dikendalikan  =   ANCAMAN

Kita tinggal menganalisanya.   Bila banyak faktor yang kita dapatkan berada di quadran KEKUATAN berarti usaha tersebut mempunyai potensi yang bagus tinggal kita KEMBANGKAN. Bila terbanyak di quadran PELUANG maka usaha tersebut mempunyai banyak potensi yang harus lebih banyak DIMANFAATKAN agar menjadi satu kekuatan. Terbanyak di quadran KELEMAHAN tentunya mau tak mau kita harus bekerja extra untuk MENGATASI kelemahan ini untuk jadi satu kekuatan.   Dan bila yang terbanyak di quadran ANCAMAN cukup satu keputusan yang harus anda ambil yaitu HINDARI!

(bersambung)

Filed under: Business Philosophy

6 Comments to “Menciptakan Momentum (Part I)”

  1. Ale says:

    Waduh… kurang ngerti bisnis :P
    Mo-mentum kek, Mo mental kek, Mo tengkurap kek. Kagak ngerti.

    Wakakakaka…

  2. roland says:

    halo mas sam
    greet website mas…
    keep posting yach

  3. budhie says:

    good post here … salam kenal buat anda bung Sam

  4. escoret says:

    bingung dan sedikit takjup..
    *gauruk2 udel..*

    nice post bos..!!!!

  5. husni says:

    1. -Faktor-faktor positif – bisa dikendalikan = KEKUATAN
    2. -Faktor-faktor positif – bisa dikendalikan = PELUANG
    3. -Faktor-faktor negatif – tidak bisa dikendalikan = KELEMAHAN
    4. -Faktor-faktor negatif – tidak bisa dikendalikan = ANCAMAN

    =======================================
    mungkin maksudnya Peluang = faktor positif yg tidak bisa dikendalikan. demikian mjuga kelemahan = faktor negatif yg bisa dikendalikan.

    maaf kalau salah.

    husni

Leave a Reply

(required)

(required)


« Gelontor Terus - Pesta Blogger 2007 »

About Me



About Mine

    RSS SamRoads [Life Style]

    • Rahasia 7 Tahun MHI Tennis
      By Be Samyono (09012012.12.21) Tujuh tahun, usia yang teramat muda untuk seorang anak.  Namun tidak demikian untuk sebuah komunitas. Tujuh tahun berada dalam masa fluktuatif, pembelajaran dan juga pencapaian merupakan perjalanan panjang yang mestinya patut di syukuri.  Meletakkan rasa terima kasih pada banyak hal dan pihak hingga membuat komunitas ini ... […]
    • Tanjung Pinang Bukanlah Pangkal Pinang
      By Be Samyono [06092011-23.08] Sesaat sebelum boarding dengan pesawat Sriwijaya Air awal September lalu di terminal 1 Bandara Sutta saya sempat kecewa.  Saya memikirkan Pangkal Pinang saat saya menerima kesempatan mengajar kali ini.  Saya bayangkan setidaknya saya akan bertemu dengan pantai berpasir putih dan gugusan bebatuan koral yang menjulang.  Persis . […]

    RSS SamWords [Fiction]

    • Patok
      By Be Samyono (28082009-13.34)Kepalaku sudah dalam peciku, tubuhkupun telah berada dalam sarungku. Dan kini seperti beberapa tahun yang lalu aku kembali berada disini. Di Musholla ini. Musholla persinggahan. Tempat menumpang saat tarawih ramadhan datang.Tak ada yang berubah. Pilar kokoh berukir masihlah menaungi, muram berbalut tarikan benang jaring laba- […]
    • Aku “Dipaku Priaku” Mengucap
      By Be Samyono (17112008-09.30)Hanya terinspirasi begitu saat aku menuliskan fiksi “Dipaku Priaku”. Inspirasi dari beberapa teman dengan pengalaman serupa dan terispirasi dari rekan yang terlepas pasungnya. Sebaris email minggu aku terima dari seorang diantara mereka. Dari seorang AKU “DIPAKU PRIAKU” yang berucap:Hai Sahabatku yang Memahami Hatiku….Setelah se […]

    RSS SamLens [Photography]



My Bizz



My Networks



Category




Recently Writing

Recent Comments

  1. beni: yaa., bener banget tuh boss… :D
  2. acep: setuju mas,, lanjutkan
  3. acep: nice info mas,,
  4. acep: thank mas ats infonya
  5. acep: thank atas tips nya mas,,. salam kenal
  6. acep: nice grop mas,, semoga sukses
  7. acep: thank infonya kang
  8. acep: ibu Mooryawati memang tokoh yang patut jadi teladan,,
  9. acep: semoga sukses anggota KMM 5,eksis terus,,dan tidak kalah dengan grup yang lain
  10. acep: meski saya bukan anggota dari keduanya, tapi enak juga nya mas kalo misalnya kita menjadi anggota TDA
  11. acep: thank mas atas infonya nice articel,,
  12. hendra andiarto: ini sesuai statuta TDA pusat ya pak, dan berdasarkan elctoral tresshold. anggota TDA adalah yang...
  13. Taufan: semoga anggota kmm 5 bisa terus eksis dengan usahanya masing masing
  14. annas: mantap banget ulasan pak sam, saya yakin gerakan mastermind ini akan menjadi embrio yang luar biasa bagi dunia...
  15. Sam: Setuju sekali bu zenis
  16. zenis: menginsfirasi banget, mudah2an kita bisa mencontoh Ibu Mooryati
  17. hendraxsap: wah mantap sekali tulisanya pak, resume yang komplit.
  18. be-samyono: salam pak ipung. wah kayaknya blon ada yah. apa pak iping dari magetan?

Syndicate

  1. RSS 2.0
  2. Atom
  3. RSS 2.0 (Comments)

Statbadge

  1. Pagerank:
    2/10
  2. Technorati Rank: -1
  3. Alexa Rank: 1,530,355

I am:

Visitor:

  • 2 currently online
  • 150836 total visitors


Socialite


    Be Samyono 'Sam'

    Create Your Badge