Element – Visual Media Solution

By Be Samyono (15102009-13.30)
Seri Start Up Business – Mahasiswa kewirausahaan UAI
Data Bisnis:
Owner : Dinya Hari Gumilang
Alamat : Villa Bintaro Indah Blok B 12 No. 10, Ciputat
Email : igum_whoaa@yahoo.com

By Be Samyono (15102009-13.30)
Seri Start Up Business – Mahasiswa kewirausahaan UAI

Data Bisnis:
Owner : Dinya Hari Gumilang
Alamat : Villa Bintaro Indah Blok B 12 No. 10, Ciputat
Email : igum_whoaa@yahoo.com

Gambaran Bisnis:

Sebagai production house. Demikian Dinya Hari Gumilang (Igum) mencoba memposisikan usaha barunya yang khusus bergerak di bidang jasa produksi media visual khususnya video profile dan dokumentasi event ini. Usaha yang bermula dari hoby dan sebelumnya pernah dilakukan bersama temen-temannya di lingkup kampus ini pada akhirnya ingin dijalankan sendiri. Dan Element-lah yang akhirnya dipilih sebagai pengidentitas usaha baru ini. Dengan mengambil segmen lingkungan bisnis Igum berharap bisnis ini mempunyai positioning yang tepat sesuai dengan target yang diinginkannya. Element melebarkan jasanya pada penanganan Video Profile Perusahaan, Dokumentasi video event, dll yang hasil akhirnya berupa VCD atau DVD. Selain itu jasa yang ditawarkan pun terdiversifikasi seperti Fotografi, pembuatan multimedia berupa flash, desain grafis, dan jasa yang lainnya yang berhubungan dengan multimedia.

Dari rencana modal awal sekitar 93 juta, Igum mengalokasikan kecukupan modalnya sebesar 38 juta untuk biaya investasi dan operasional tahun pertama. Biaya ini sebaian besar diperuntukkan sebagai investasi pada peralatan video shooting, promosi serta pelatihan kru. Langkah ini bukan tanpa alasan. Karena setelah melakukan analisa SWOT terlihat bahwa arah kebijakan Element harus menjalankan Strategi konservatif. Menurut Fred R. David posisi perusahaan yang berada pada Kuadran Konservatif mengimplikasikan untuk tetap berada dekat dengan kompetensi dasar perusahaan dan tidak mengambil risiko yang berlebihan. Implementasi kebijakan strategi konservatif biasanya meliputi penetrasi pasar, pengembangan pasar, pengembangan produk, dan lain-lain. Dari teori yang ada maka Element akan mencoba menerapkan beberapa kebijakan yang sesuai dengan kondisi sesungguhnya dalam usaha ini. Implementasi pada Element Production meliputi:

  • Fokus pada kegiatan pemasaran agar orang yang aware tentang jalannya usaha ini semakin bertambah yang diantaranya dilakukan dengan cara membagikan brosur atau company profile Element Production berupa CD kepada target dan menawarkannya, menginformasikan kepada para kerabat, memasang iklan di koran, dan lain-lain.
  • Mengadakan pelatihan kepada kru Element dari berbagai divisi agar video yang dihasilkan semakin baik kualitasnya. Selain itu juga dapat dilakukan dengan mencari referensi yang berguna bagi para kru.
  • Memperbaiki sistem kerja maupun manajemen yang ada di dalam usaha ini agar kebijakan-kebijakan yang ada selama ini dapat berubah dan memberikan efektifitas dan efisiensi, sehingga sumberdaya yang ada di dalamnya juga ikut berkembang.

Sebagai bisnis baru Igum berupaya menerapkan beberapa strategi untuk menghadapi para kompetitor yang telah ada dengan tujuan menjadikan Element sebagai market leader yang kuat. Dalam mencapai tujuan tersebut Element menerapkan beberapa strategi diantaranya:

  • Memperkuat Brand Image Element, dengan gencar melakukan promosi
  • Memberikan harga yang kompetitif sebelum menjadi market leader
  • Menciptakan video yang kualitasnya sulit disamakan oleh kompetitor karena kreatifitasnya tinggi dan menggunakan teknologi terbaru
  • Mampu menyelesaikan beberapa order dalam waktu yang bersamaan dan tepat waktu
  • Memiliki variasi jasa yang banyak
  • Melihat kelemahan competitor dan membuat strategi untuk mengatasinya

Analisa:

Element sebagai bisnis baru cukup bisa menjanjikan terlebih bila ditunjang dengan positioning yang tepat serta dukungan sumberdaya yang ada. Sebagai bisnis baru yang cukup fokus Element memperoleh tantangan untuk bisa melakukan penetrasi terhadap pasar dimana element merupakan pemain baru. Gelontoran promosi serta awareness bagi segmen market yang telah dibidik merupakan keharusan. Untuk itu perlu dikembangkan cara-cara promosi yang tepat dengan menggunakan visual multimedia sebagai kekuatan utama akan menjadi terobosan tersendiri. Secara internalpun element harus segera berbenah diri menyiapkan “kru’ yang tepat yang bertindak selaku pemegang operasional yang sangat vital kebutuhan akan skillnya dilapangan. menyikapi kurangnya modal langkah yang diambil elemnt sangat tepat yaitu menerapkan skala prioritas yang dibantu dengan analisa melalui SWOT.

Sukses untuk Igum, moga langkah awal ini menjadi pijakan yang mantap kedepannya.

Facebooktwitterredditpinterestmail

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


− six = 1