Smart Online Shop

Fakum dari 1 kali pertemuan karena kesibukan masing-masing anggotanya, kembali KMM 5 tancap gas untuk berkumpul. Pertemuan yang sedianya akan dilakukan di Platter Setia Budi Building akhirnya dipindahkan ke Frankfurt untuk memenuhi kebutuhan WIFI. seperti biasa aura kekhasan KMM 5 mulai terasa begitu Saya, Pak Hendra, Pak Khidir, Pak Idham, Pak Taufan, dan Pak Hario berkumpul. Apalagi kalau bukan padatnya info yang saling ditukarkan para jago-jago ini (saya sebut jago karena KMM ini memang semuanya jago -tidak ada wanitanya sama sekali), alhasil pertemuan 2 jam selalu ludes dengan efektif dan efisien. Bisa jadi bagi kami anggota KMM 5 pertemuan ini selalu menjadi persinggahan yang asyik selama masa jeda berbisnis. Maklum KMM ini selalu diadakan di siang hari. Di jam kerja. Jadi bukan hal yang luar biasa bila tempat pertemuan berubah-ubah dalam waktu singkat, bahkan anggota yang datangpun kebanyak dari menyisihkan waktu jeda diantara bisnisnya. Inilah luarbiasanya.

Pak Khidir sebagai Learder in charge ditengah jeda bisnisnya membagikan kiat terkini dari berbisnis online. Kompetensi Pak Khidir sangat mumpuni di bidang ini. Melalui Flipze beliau mengedepankan layanan internet marketing strategi dengan penekanan jaminan untuk menaikkan page rank sebuah website di halaman 1 sepanjang tahun. Dan Pak Khidir telah mampu membuktikan performancenya di bidang ini. Berdiskusi selama 1 setengah jam dengan beliau dan rekan-rekan KMM 5 yang saling melengkapi begitu banyak kiat smart berbisnis online yang bisa dibahas. Dan saya menggaris bawahinya sebagai berikut: […….]

Continue Reading

Rencana Bisnis Pentingkah?

Kembali saya datang kepagian ke Jatipadang, tempat “markas” TDA Jaksel menggelar acara rutin kelas edukasi internal. Effort saya biasanya berlipat bila satu event digelar di hari sabtu atau minggu karena lokasi rumah berada di Jakarta Timur. Tapi beruntung sabtu 27 Februari kemarin jalanan cukup lengang dan semangat saya untuk hadir memberikan efek positif pagi itu. Ini kali kedua TDA Jaksel menyelenggarakan kelas edukasi internal sebagai pendalaman level Kelompok Mastermind. Mengambil tajuk Key Performance Indicator dengan penyaji Pak Tjarlie Suhendra, permasalahan workbook sebagai guiding bisnis akan dikupas tuntas untuk memantau key performance usaha kita. Bergilir 15-an rekan hadir dan mulai membarakan semangat berinvestasi dalam hal knowledge.

Tidak ada bisnis yang jalan di tempat. Karena hanya ada bisnis yang maju ataupun mundur. Permasalahannya bagaimana kita mengetahui posisi keberadaan bisnis kita bila kita tidak meletakkan instrument guna menilai, mengevaluasi dan mengukurnya. Seringkali bisnis berjalan baik-baik saja karena mata kita tak pernah mampu melihat lingkungan internal maupun eksternal kita. Lingkup kenyamanan membuat kita lupa untuk mengukur dimana posisi bisnis kita atau malahan lupa untuk membawa kemana sebenarnya bisnis kita ini diarahkan. Hingga bisa jadi saat kita berfikir bisnis kita jalan ditempat sebenarnya kita sudah jauh tertinggal karena competitor kita telah berlari. Balance Score Card merupakan salah satu instrument yang bisa digunakan sebagai kompas guna memberikan evaluasi dan penilaian atas perjalanan bisnis kita.[…….]

Continue Reading