image
image
Archieves under: Business Philosophy

Self Coaching Practice

October 6th, 2011

Tak dipungkiri beberapa kali tercatat ketidak konsistenan merambah pada penulisan blog ini semenjak dibuat.  Alasan klasik, sibuk. Dan alasan yang tak dapat ditolerir adalah kemalasan.  Sementara kebosanan menjadi alasan yang menggantung menginat tulis menulis adalah sebuah passion bagi saya.  Saya tak ingin mencari kambing hitam.  Selain menerimanya sebagai siklus kesadaran saya dipalingkan pada tujuan saya membangun blog ini.  Bukan untuk popularitas.  Menulis adalah wujud lain dari pembelajaran kedisiplinan buat saya.  Bila ujungnya demikian maka saat kurva semangat itu menurun tak ada yang lebih baik kecuali menyadarkan diri dan bersemangat untuk berjalan di garis tujuan.

Mungkin pertanyaaan yang terbesar bukan lagi kenapa fluktuasi dalam menulis terjadi. Namun kini lebih pada Bagaimana agar konsistensi dalam menulis terjaga.  Saya orang yang cukup procedural dan saya yakin bukan hal yang sulit bagi saya untuk membuat jadwal menuliskan prioritas bahkan sekaligus menjalankannya. Namun saya rasa bukan disitu permasalahannya [.......]

1 Comment » | Read on »

Spirit Seorang Mooryati Soedibyo

March 2nd, 2011

Lengser bukan berarti pensiun dari segala kegiatan.  Demikian nada yang disuarakan pemilik brand Mustika Ratu:  Mooryati Soedibyo dihadapan lebih dari 200 orang undangan sore hari ini (02 maret 2011) di acara sharing non formal dengan member TDA.  Bertempat di balairung kediamannya di Jl. Mangunsarkoro Jakarta Pusat Mooryati menunjukkan usia bukanlah penghalang untuk berkegiatan.  Saat menginjak 83 tahun (5 Januari 1928), saat kepemimpinan Mustika Ratu di estafetkan pada putri keduanya – Putri Kuswardhani, Mooryati  melihat saat ini merupakan moment yang tepat bagi beliau untuk mengabdi pada masalah sosial melalui beberapa lembaga perpanjangan tangan dari Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Mooryati Soedibyo (LPPMS) yang pada dasarnya mempunyai visi untuk memberdayakan perempuan melalui entrepreneur Indonesia.

Mooryati yang sore itu dibalut hijau tosca tampak jauh lebih muda dari usia sebenarnya.  Tak tampak kelelahan ataupun kemunduran fisik.  Kalimat sharingnya cukup lugas diucapkan dan ingatannya cukup jelas untuk wanita seusianya.  Luar biasa [.......]

3 Comments; | Read on »

Promosi Beretika di Dunia Maya

November 12th, 2009

Tak disangkal keberadaan internet menjadi satu kemudahan bagi produsen untuk menjangkau konsumennya guna mengkomunikasikan produk. Tinggalkan era berbudget tinggi dan tidak langsung menjangkau target market dalam mengirimkan fax, brosur atau surat. Karena Internet memungkinkan kita menggunakan email yang tidak saja memberi kemudahan dan biaya rendah yang diperoleh, namun juga bisalangsung menjangkau sasaran dan penghematan waktu. Maraknya fenomena Facebook pun menciptakan media tersendiri bagi produsen untuk menempatkan media promosi di jejaring sosial ini. Mulai dari hal sederhana untuk memakai accout pribadi menjadi account bisnis atau produk, menciptakan halaman groups produk hingga mengembangkan fanspage. pasar facebook indonesia yang menempati no 7 didunia menciptakan populasi tersendiri bagi penetrasi produk. siapa yang tak tergiur.

Sedikit menempatkan diri pada kursi yang berbeda dari kursi Produsen, sebagai konsumen sayapun merasakan manfaat berlebih dari adanya internet ini. Produk-produk bisa saya cari, dapatkan dan bandingkan dengan cepat secara online. Pencarian sayapun tak terbatasi oleh wilayah dan waktu lagi. Bahkan menariknya saya pun bisa memperoleh info mengenai produk dari berbagai testimoni atau pendapat orang melalui forum sehingga demikian jelas bagaimana fitur produk tersebut bisa memnuhi kebutuhan dan keinginan saya. Taruh kata: dunia di genggaman saya! [.......]

7 Comments; | Read on »

Say No To Facebook?

November 4th, 2009

Fenomena jejaring social sedikit banyak bisa kita kata sebagai wabah. Tak kurang banyak orang menanyakan kepemilikan facebook dalam pergaulan. Seakan tak afdol bila belum mempunyai ‘KTP’ di jaringan maya ini. Semua orang terasa demam untuk berlomba menyosialisasikan dirinya. Sebagai bentuk dari mikroblogging, facebook dirasa sangat instant dan tepat bagi budaya kita yang suka nimbrung bahkan ‘bergosip’, dan meluapkan keramahan. Bentuk yang lebih cepat mendapat reaksi daripada era blog yang dulu memang sempat mewabah. Bandingkan dengan blog yang kita harus lebih dahulu melakukan blog walking untuk menyosialisasikan diri bahkan juga untuk memberi komentar. Namun disini facebook tidak. Jaringan kita akan segera terbentuk dengan cepat begitu kita terhubung dengan sesama member, secepat komentar pada status yang kita update. Inilah istantnya.

Bahkan beberapa fungsi milist, mini blog, foto & video sharing bahkan agenda telah lengkap menghuni fitur Facebook. Bagaimana kita tidak tergiur dan tergila gila. Bahkan semua handphone terbaru belakangan ini tidak menonjolkan kata “akses Internet” untuk menunjukkan fitur internet yang dibenamkan dalam produknya. Tapi justru kata “Bisa Facebook-an!” lebih mempunya daya jual.[.......]

4 Comments; | Read on »

Perdagangan Manusia, Mengapa?

August 30th, 2008

Dalam buku berjudul : Ketika Mereka Dijual “ Perdagangan Perempuan dan Anak di 15 Propinsi di Indonesia, terbitan International Catholic Migration Commision (ICMC) Indonesia dan American Center for International Labor Solidarity (ACILS) dipaparkan berbagai hal hingga timbulnya perdagangan manusia. cukup menarik untuk disimak karena berbagai faktor turut andil hingga praktek seperti ini masih marak terjadi di dunia modern dimana masa perbudakan telah lama dihapuskan. Saya sendiri menyimpulkan Beberapa sebab perdagangan manusia masih terjadi di Indonesia karena:

a.Faktor berkurangnya kesejahteraan masyarakat dan makin menurunnya kemampuan ekonomi:
Menyebabkan satu motivasi untuk keluar dari keadaan dan dorongan untuk memperbaiki nasib di tempat lain. Dan kondisi ini menjadi target utama modus perdagangan manusia.

b.Faktor pendidikan yang masih rendah:

Memberikan kontribusi ketidak trampilan dan ketidak pengetahuan seseorang sehingga membuat mereka tidak bisa berbuat banyak saat mengalami ketidak adilan atau sebagai korban. [.......]

No Comments » | Read on »

About Me



About Mine


My Bizz



My Networks



Category




Recently Writing

Recent Comments

  1. beni: yaa., bener banget tuh boss… :D
  2. acep: setuju mas,, lanjutkan
  3. acep: nice info mas,,
  4. acep: thank mas ats infonya
  5. acep: thank atas tips nya mas,,. salam kenal
  6. acep: nice grop mas,, semoga sukses
  7. acep: thank infonya kang
  8. acep: ibu Mooryawati memang tokoh yang patut jadi teladan,,
  9. acep: semoga sukses anggota KMM 5,eksis terus,,dan tidak kalah dengan grup yang lain
  10. acep: meski saya bukan anggota dari keduanya, tapi enak juga nya mas kalo misalnya kita menjadi anggota TDA
  11. acep: thank mas atas infonya nice articel,,
  12. hendra andiarto: ini sesuai statuta TDA pusat ya pak, dan berdasarkan elctoral tresshold. anggota TDA adalah yang...
  13. Taufan: semoga anggota kmm 5 bisa terus eksis dengan usahanya masing masing
  14. annas: mantap banget ulasan pak sam, saya yakin gerakan mastermind ini akan menjadi embrio yang luar biasa bagi dunia...
  15. Sam: Setuju sekali bu zenis
  16. zenis: menginsfirasi banget, mudah2an kita bisa mencontoh Ibu Mooryati
  17. hendraxsap: wah mantap sekali tulisanya pak, resume yang komplit.
  18. be-samyono: salam pak ipung. wah kayaknya blon ada yah. apa pak iping dari magetan?

Syndicate

  1. RSS 2.0
  2. Atom
  3. RSS 2.0 (Comments)

Statbadge

  1. Pagerank:
    2/10
  2. Technorati Rank: -1
  3. Alexa Rank: 1,530,355

I am:

Visitor:

  • 1 currently online
  • 150768 total visitors


Socialite


    Be Samyono 'Sam'

    Create Your Badge