October 29th, 2009
Jangan meremehkan kekuatan mulut & jaringan. Demikianlah yang tergambar dari bisnis Web Designer yang dijalankan Yana Mintaraga yang biasa dipanggil Yna. Ibu yang sibuk dengan 3 putra-putrinya ini masih bersemangat untuk menjalankan bisnis yang bisa dikendalikan dan dikerjakan dari rumah disela peran hariannya. Dengan gaya pendekatan yang khas terhadap komunitasnya Yna cukup santun dan akrab mempromosikan jasanya melalui jejaring. Tengok kalimat yang familiar disampaikannya:

“Saya ngeblog sejak 2004 (blog pertama). Perkembangan blog atau weblog hingga sekarang ini demikian pesat. Ada yang tetap dan tentu saja banyak yang berubah. Blog tetap menjadi media personal untuk mengekspresikan diri, berbagi ilmu, bahkan ladang bisnis. Yang banyak berubah adalah fasilitas blog itu sendiri, seperti layanan penyedia blog gratisan dan segala perniknya yang semakin lengkap dan memanjakan para blogger. Karena media personal, tentu saja pemilik blog berusaha membuat blognya berbeda dengan lainnya. Sebagai bentuk identitas diri yang bisa diwujudkan dalam bentuk tampilan blog atau biasa disebut template. Tidak susah untuk mencari template yang diinginkan. Pilihannya bisa buat sendiri, nyomot free template dan bisa juga keluar kocek untuk membeli atau membayar jasa web designer. Pilihan terakhir di atas ada pada saya, Saya bisa membuatkan desain weblog untuk Blogspot (Blogger.com), Blogdrive atau Wordpress dengan tarif terjangkau. Silahkan sampaikan konsep template idaman anda, dan Insya Allah akan saya wujudkan”.
[.......]
4 Comments; | Read on »
October 9th, 2009
Ramadhan minggu kedua, bisa jadi merupakan waktu yang ditunggu para karyawan menjelang lebaran. Apalagi kalau bukan mengacu pada pembagian THR. Dibalik semangat menyambut hari Fitri tak dapat dipungkiri Lebaran merupakan perayaan extra yang dibarengi dengan pengeluaran yang extra pula. Terlebih bila ditambah dengan kebutuhan akan mudik. Pengeluaranpun akan bertambah extra dengan biaya transportasi mudik plus buah tangan, yang mau tak mau sudah menjadi satu kewajiban. Untuk itulah THR sangat mutlak menjadi bagaian yang harus ada bagi mereka. Sebaliknya bagi pengusaha, bisa jadi moment ini adalah moment pengeluaran ekstra. Karena pengusaha diharuskan memberikan ‘gaji ke 13‘ bagi karyawannya sesuai dengan peraturan menteri tenaga kerja.

Kondisi ini juga menjadi ritual yang jamak di Mr Copy. Sejak keberadaan Mr Copy sebagai usaha saya 11 tahun yang lalu suasana ini tidaklah pernah berubah. Kebutuhan karyawan sudah menjadi hal mutlak untuk pemenuhan THR ini. Bahkan bukan itu saja, karena sebagian besar karyawan berasal dari Jawa dengan keluarga berada di Jawa maka mudikpun menjadi satu keharusan. Dan rentetannya akhirnya adalah bertambahnya jadwal libur karyawan menjadi 2 kali lipat dari waktu seminggu yang ditetapkan.
[.......]
No Comments » | Read on »
September 9th, 2009
Kim Clijsters, nama yang cukup sulit untuk dituliskan namun cukup familier untuk di ingat. Terlebih bagi penggemar tennis. Sebuah nama yang tengah menorehkan catatan fenomenal di ajang US Open 2009 ini. Betapa tidak. Setelah absen dari dunia tenis lebih dari 2 tahun (Mei 2007), Kim berhasil menjejak babak semifinal turnamen akbar ini meski harus merangkak dari babak kualifikasi dengan fasilitas wildcard. Beberapa pihak memaklumi prestasi fenomenal ini, mengingat Kim merupakan pemegang 3 kali juara grandslam dan pemain nomer satu dunia tahun 2003 dan 2006, namun bagaimanapun bila ditengok selama ini tak ada pemain wildcard terlebih pemain yang telah break sekian lama untuk menjadi ibu, bisa melakukan apa yang Kim peroleh disini. Jelas ini sungguh luar biasa! Setidaknya sayalah yang cukup mengagumi dan salut atas prestasi ini.

Comeback, selalu menjadi hal yang sulit bagi siapapun. Termasuk juga bagi Kim. Setidaknya guna membuktikan bahwa kembalinya kita bisa menorehkan prestasi lebih atau setidaknya menyamai prestasi sebelumnya. Karena mau tidak mau inilah tolok ukur di mana orang bisa mengingat apa yang pernah kita capai. Sepertinya saya harus berkaca pada Kim merujuk kata comeback yang belakangan ini juga tengah saya lakukan. Meski dalam dunia dan kondisi yang berbeda namun jelas comeback ini mempunyai cerita yang sama-sama menarik.[........]
No Comments » | Read on »
September 3rd, 2009
Hampir setahun kata blog tak banyak memberikan arti lagi dibenak saya. Bukannya saya mengingkari bagaimana benefit blog saya peroleh selama ini. Kembali kesibukan kuliah yang jadi pangkal persoalannya. Rasanya saya tak ingin berlama-lama dalam hibernasi terlebih terbengkelai karena alasan klasik. saya ingin kembali GO BLOG. Sepertinya kembali adalah kata yang mudah, namun tidak demikian kenyataannya.

Trend ngeblog telah turun drastis, banyak rekan-rekan yang beralih ke Facebook atau microblogging lainnya macam twitter atau purlk untuk sosialisai. Sudah pasti ini akan meniadakan jaringan pertemanan yang dulunya dengan mudah terhubung oleh shout atau comment dalam blog. Sedikit sekali rekan-rekan yang saya kenal yang masih tetap menulis, namun kondisi ini tak menyurutkan niat. Saya yakin ada generasi lain diluar yang dulunya eksis, yang masih tetap terus ngeblog dan bisa kembali merajut jaringan. Dan bila menyadari apa tujuan saya go blog, yang tak lain untuk memindahkan isi kepalaku dalam media yang bernama jurnal. Maka saya rasa tak ada ruginya saya kembali menjadi newbie. Memulai segala sesuatunya dari awal.[........]
13 Comments; | Read on »
November 24th, 2008
Pesta offline telah usai, namun keriuhan pesta di dunia maya justru baru dimulai. Begitulah pestanya para blogger. Pesta offline hanya sekedar kumpul dan berbagi kenarcist-an dan bersedikit membangun harapan. Selebihnya pesta online lebih menggiurkan meski tanpa doorprise. Adrealine pun saling berkejar untuk menjadi yang pertama untuk mengisi blog, multiply, facebook, friendster, flicker dan bermacam media lain untuk saling berbagi cerita, photo, video, berkomentar sekaligus mengomentari dan juga memampangkan jati diri. Dan bisa ditebak official website PB2008 akan kebanjiran link yang semua mengacu pada PB2008. Entah apakah ada niat panitia untuk memasukkan hajatan ini dalam catatan MURI atau tidak. Disinilah pesta sesungguhnya dimulai. Kemeriahan yang dimulai dengan start yang sama. Dari sebuah PESTA!
Saya sendiri tak lebih dari sebutir penggembira yang mencari kesibukan di sebauh pesta ternyata mau tak mau adrealine blogger saya terpacu mempestakan hajatan yang telah usai tersebut di dunia maya. Terlepas dari apapun hasil dari pesta blogger tersebut namun saya meyakini ada keringat yang tak bisa dinilai dengan hanya dari kata berhasil atau sebaliknya. keringat itu berlabelkan kata PROSES. Dibenak saya bisa membayangkan bahwa tidak mudah untuk menyelenggarakan acara akbar dan sosial dengan 1000 undangan dan dukungan pihak pemerintah maupun swasta meski ini bukanlah kesempatan pertama. Pasti ada pengorbanan dari pihak pelaksana meskipun itu suatu hal yang jamak namun patut rasa terima kasih diapreasikan pada mereka. Saya pribadi melihat banyak laskar berperan dan dikerahkan untuk suksesnya hajatan akbar ini. Laskar yang membuat tangan dan jari jempol saya menari-nari mengapresiasi peran mereka. [.....]
3 Comments; | Read on »