image
image

Hubungan Industrial dalam Ridho

October 9th, 2009

By Be Samyono (08102009-22.23)

Ramadhan minggu kedua, bisa jadi merupakan waktu yang ditunggu para karyawan menjelang lebaran. Apalagi kalau bukan mengacu pada pembagian THR. Dibalik semangat menyambut hari Fitri tak dapat dipungkiri Lebaran merupakan perayaan extra yang dibarengi dengan pengeluaran yang extra pula. Terlebih bila ditambah dengan kebutuhan akan mudik. Pengeluaranpun akan bertambah extra dengan biaya transportasi mudik plus buah tangan, yang mau tak mau sudah menjadi satu kewajiban. Untuk itulah THR sangat mutlak menjadi bagaian yang harus ada bagi mereka. Sebaliknya bagi pengusaha, bisa jadi moment ini adalah moment pengeluaran ekstra. Karena pengusaha diharuskan memberikan ‘gaji ke 13 bagi karyawannya sesuai dengan peraturan menteri tenaga kerja.

Kondisi ini juga menjadi ritual yang jamak di Mr Copy. Sejak keberadaan Mr Copy sebagai usaha saya 11 tahun yang lalu suasana ini tidaklah pernah berubah. Kebutuhan karyawan sudah menjadi hal mutlak untuk pemenuhan THR ini. Bahkan bukan itu saja, karena sebagian besar karyawan berasal dari Jawa dengan keluarga berada di Jawa maka mudikpun menjadi satu keharusan. Dan rentetannya akhirnya adalah bertambahnya jadwal libur karyawan menjadi 2 kali lipat dari waktu seminggu yang ditetapkan. Sebagai pengusahapun saya tak bisa berbuat banyak karena ini sudah menjadi satu budaya industri usaha saya. Karena beberapa pekerjaan yang terkait seperti toko kertas, tukang sablon, tukang cetak, dan semua yang terkait sama mengalami hal serupa. Dengan demikian pemakluman lah yang harus di penuhi. Namun karena beberapa langganan kami adalah kantor-kantor yang tidak mengalami libur sepanjang itu maka saya memberlakukan lembur bagi karyawan yang tinggal di Jabodetabek, meski beberapa pekerjaan tetap tidak bisa dijalankan.

Manajemen Mr Copy sendiri telah memulai mempunyai ritual menjelang lebaran selain pembagian THR diantaranya adalah buka puasa bersama serta pembagian parcel.   Berbuka puasa bersama sudah menjadi kebutuhan bukan saja karena kebutuhan akan komunikasi dan kebersamaan namun juga bagian dari wujud silaturahmi antara karyawan dan manajemen. Untuk parcel manajemen lebih memfokuskan pada bahan kebutuhan pokok yang memang menjadi keinginan karyawan ditambah dengan baju atau sarung. Tak dipungkiri kondisi kadang tidak seperti yang diharapkan terlebih adanya resesi global seperti tahun ini. Beberapa outlet terkena imbasnya. Dalam kondisi seperti ini manajemen tetap bersikukuh untuk memenuhi kewajiban dan ritual tahunannya ini bagaimanapun caranya. Alasan utama sederhana saja manajemen menganggap ini sudah menjadi HAK KARYAWAN.

Dalam situasi ini bisa menggambarkan bagaimana hubungan industrial antara buruh dan pengusaha terjadi. Hal ini seringkali menjadi topik diskusi yang menarik bersama teman-teman. Hingga ada yang menanyakan, “Kalau begini enakan tangan diatas atau dibawah yah?”

Jawab saya sederhana saja. “Dua-dua harusnya enak”. Karena dalam hubungan industrial antara karyawan dan majikan faktor terpenting adalah bagaimana menyeimbangkan pemenuhan antara hak dan kewajiban kedua belah pihak. Bila telah saling menunaikan kewajiban pastinya hak akan mengikuti dan dipenuhi. Tinggal bagaimana keikhlasan dalam menunaikan kewajiban ini di ekspresikan. Agar KEWAJIBAN menjadi pemenuhan tanggung jawab yang diemban dan HAK menjadi ridho bagi keduanya.

Filed under: Business Practice

Leave a Reply

(required)

(required)


« Comeback Sebagai Newbie … Saya & Clijsters - Element – Visual Media Solution »

About Me



About Mine

    RSS SamRoads [Life Style]

    • Rahasia 7 Tahun MHI Tennis
      By Be Samyono (09012012.12.21) Tujuh tahun, usia yang teramat muda untuk seorang anak.  Namun tidak demikian untuk sebuah komunitas. Tujuh tahun berada dalam masa fluktuatif, pembelajaran dan juga pencapaian merupakan perjalanan panjang yang mestinya patut di syukuri.  Meletakkan rasa terima kasih pada banyak hal dan pihak hingga membuat komunitas ini ... […]
    • Tanjung Pinang Bukanlah Pangkal Pinang
      By Be Samyono [06092011-23.08] Sesaat sebelum boarding dengan pesawat Sriwijaya Air awal September lalu di terminal 1 Bandara Sutta saya sempat kecewa.  Saya memikirkan Pangkal Pinang saat saya menerima kesempatan mengajar kali ini.  Saya bayangkan setidaknya saya akan bertemu dengan pantai berpasir putih dan gugusan bebatuan koral yang menjulang.  Persis . […]

    RSS SamWords [Fiction]

    • Patok
      By Be Samyono (28082009-13.34)Kepalaku sudah dalam peciku, tubuhkupun telah berada dalam sarungku. Dan kini seperti beberapa tahun yang lalu aku kembali berada disini. Di Musholla ini. Musholla persinggahan. Tempat menumpang saat tarawih ramadhan datang.Tak ada yang berubah. Pilar kokoh berukir masihlah menaungi, muram berbalut tarikan benang jaring laba- […]
    • Aku “Dipaku Priaku” Mengucap
      By Be Samyono (17112008-09.30)Hanya terinspirasi begitu saat aku menuliskan fiksi “Dipaku Priaku”. Inspirasi dari beberapa teman dengan pengalaman serupa dan terispirasi dari rekan yang terlepas pasungnya. Sebaris email minggu aku terima dari seorang diantara mereka. Dari seorang AKU “DIPAKU PRIAKU” yang berucap:Hai Sahabatku yang Memahami Hatiku….Setelah se […]

    RSS SamLens [Photography]



My Bizz



My Networks



Category




Recently Writing

Recent Comments

  1. beni: yaa., bener banget tuh boss… :D
  2. acep: setuju mas,, lanjutkan
  3. acep: nice info mas,,
  4. acep: thank mas ats infonya
  5. acep: thank atas tips nya mas,,. salam kenal
  6. acep: nice grop mas,, semoga sukses
  7. acep: thank infonya kang
  8. acep: ibu Mooryawati memang tokoh yang patut jadi teladan,,
  9. acep: semoga sukses anggota KMM 5,eksis terus,,dan tidak kalah dengan grup yang lain
  10. acep: meski saya bukan anggota dari keduanya, tapi enak juga nya mas kalo misalnya kita menjadi anggota TDA
  11. acep: thank mas atas infonya nice articel,,
  12. hendra andiarto: ini sesuai statuta TDA pusat ya pak, dan berdasarkan elctoral tresshold. anggota TDA adalah yang...
  13. Taufan: semoga anggota kmm 5 bisa terus eksis dengan usahanya masing masing
  14. annas: mantap banget ulasan pak sam, saya yakin gerakan mastermind ini akan menjadi embrio yang luar biasa bagi dunia...
  15. Sam: Setuju sekali bu zenis
  16. zenis: menginsfirasi banget, mudah2an kita bisa mencontoh Ibu Mooryati
  17. hendraxsap: wah mantap sekali tulisanya pak, resume yang komplit.
  18. be-samyono: salam pak ipung. wah kayaknya blon ada yah. apa pak iping dari magetan?

Syndicate

  1. RSS 2.0
  2. Atom
  3. RSS 2.0 (Comments)

Statbadge

  1. Pagerank:
    2/10
  2. Technorati Rank: -1
  3. Alexa Rank: 1,530,355

I am:

Visitor:

  • 5 currently online
  • 150820 total visitors


Socialite


    Be Samyono 'Sam'

    Create Your Badge