image
image

Self Coaching Practice

October 6th, 2011

By Be Samyono [05092011-10.56]

Tak dipungkiri beberapa kali tercatat ketidak konsistenan merambah pada penulisan blog ini semenjak dibuat.  Alasan klasik, sibuk. Dan alasan yang tak dapat ditolerir adalah kemalasan.  Sementara kebosanan menjadi alasan yang menggantung menginat tulis menulis adalah sebuah passion bagi saya.  Saya tak ingin mencari kambing hitam.  Selain menerimanya sebagai siklus kesadaran saya dipalingkan pada tujuan saya membangun blog ini.  Bukan untuk popularitas.  Menulis adalah wujud lain dari pembelajaran kedisiplinan buat saya.  Bila ujungnya demikian maka saat kurva semangat itu menurun tak ada yang lebih baik kecuali menyadarkan diri dan bersemangat untuk berjalan di garis tujuan.

Mungkin pertanyaaan yang terbesar bukan lagi kenapa fluktuasi dalam menulis terjadi. Namun kini lebih pada Bagaimana agar konsistensi dalam menulis terjaga.  Saya orang yang cukup procedural dan saya yakin bukan hal yang sulit bagi saya untuk membuat jadwal menuliskan prioritas bahkan sekaligus menjalankannya. Namun saya rasa bukan disitu permasalahannya.

Beberapa waktu belakangan ini saya dihadapkan pada masa didepan saya.  Target, keinginan, rencana baru dan segudang hal-hal yang ingin saya lakukan sebelumnya.  Saat saya melangkah ternyata saya diharuskan menoleh.  Dibelakang begitu banyak hal-hal lama yang justru menjadi ganjalan.  Pekerjaan yang belum terselesaikan, ilmu yang tak lagi terasah dan diimplementasikan, hal-hal kecil yang belum sempurna dan segala macam belenggu lain yang harus diurai.  Ujungnya mudah ditebak.  Saya kehabisan waktu untuk menyelesaikan itu semua.  Saya juga tidak punya tenaga untuk melakukan banyak hal baru lagi.  Seakan semua pekerjaan seperti bilangan yang harus diberi pangkat dan sebesar itulah beban saya.

Bila ada kalkulator yang mampu menghitung hal ini dan menghasilkan output kinerja saya yakin bahwa hal yang terjadi ini sangatlah tidak efisien.  Terlebih bila saya tidak membarenginya dengan kerja keras dan efektif.  Bisa ditebak bagaimana tidak bergunanya apa yang saya lakukan dalam hidup ini.  Saya tidak menginginkan ini.

Dalam ilmu manajemen waktu jelas bahwa membuat prioritas pekerjaan amatlah penting dan menjadi kunci.  Namun bila melihat kasus ini bisa terlihat bahwa semua prioritas bagi saya.  Ini jalan buntunya.  Coba kita urai, bila saya masih mempunyai banyak prioritas tentunya ada yang tidak benar dalam hal ini.  Bisa jadi saya menuju ke tempat yang saling berbeda dengan keinginan mencapainya secara maksimal.  Sehingga bisa ditebak konsentrasi saya menjadi terbelah.  Pelan namun pasti saya seakan menemukan Jawabnya. Saya kehilangan FOKUS! Inilah masalah yang sebenarnya.

*****

Saya terkejut!  Ternyata saya mampu untuk mengcoach diri saya sendiri.  Menemukan jawab atas permasalahan saya.  Membiarkan pertanyaan mengalir dan mencari jawab di setiap kemungkinan.  Coaching sendiri merupakan satu proses meningkatkan kinerja atau memecahkan permasalahan.  Saat baris  pertama tulisan ini saya goreskan saya tidak menyangka akan ada ending yang merupakan solusi.  Mungkin anda bisa mencoba cara yang telah saya lakukan atau bila permasalahan anda hampir sama dengan yang saya hadapi anda tak usah repot.  Kita telah sama sama menemukan Jawaban atas permasalahan realnya. Toss!  PR sekarang adalah bagaimana saya berusaha untuk focus J.  Saya rasa ini bukan hal yang mudah.  Dimana saya harus melepas banyak hal yang saya lakukan dan saya sukai selama ini.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestmail

Filed under: Business Philosophy

One Comments to “Self Coaching Practice”

  1. beni says:

    yaa., bener banget tuh boss… :D

Leave a Reply

(required)

(required)



nine + = 11

« - »

About Me



About Mine

    RSS SamRoads [Life Style]

    • MHI Tennis 11th Anniversary: Bukan Komunitas Biasa
      Lewat sudah 1 dekade perjalanan komunitas MHI tennis. Satu komunitas yang mempunyai visi menghimpun semua pecinta tennis dalam satu sessi latihan tennis bersama yang bermoto akrab, sehat dan fun.  Perjalanan panjang ini telah bermuara pada perbaikan system organisasi baik itu pengelolaan keuangan, administrasi data hingga pendaftaran. Meskipun beberapa hal ini telah mapan untuk dikelola namun […]
    • Pelajaran Pasca Tergelincirnya Batik Air ID 6380
      Pepatah yang mengatakan “belajarlah dari kesalahan” bisa jadi adalah pepatah yang salah! Bila kita mencerna kenyataannya kenapa kita tak belajar tentang hal benar?.  Karena seringnya kita belajar dari kesalahan kita malah ahli dalam berbuat salah. Kembali mengulang kesalahan dan kembali kita memberikan statement “kita belajar dari kesalahan”.  Memang pembelajaran adalah satu proses sepanjang hidup kita.  […]

    RSS SamWords [Fiction]

    • Patok
      By Be Samyono (28082009-13.34)Kepalaku sudah dalam peciku, tubuhkupun telah berada dalam sarungku. Dan kini seperti beberapa tahun yang lalu aku kembali berada disini. Di Musholla ini. Musholla persinggahan. Tempat menumpang saat tarawih ramadhan datang.Tak ada yang berubah. Pilar kokoh berukir masihlah menaungi, muram berbalut tarikan benang jaring laba-laba. Permadani hijau bergambar kubah
    • Aku “Dipaku Priaku” Mengucap
      By Be Samyono (17112008-09.30)Hanya terinspirasi begitu saat aku menuliskan fiksi “Dipaku Priaku”. Inspirasi dari beberapa teman dengan pengalaman serupa dan terispirasi dari rekan yang terlepas pasungnya. Sebaris email minggu aku terima dari seorang diantara mereka. Dari seorang AKU “DIPAKU PRIAKU” yang berucap:Hai Sahabatku yang Memahami Hatiku….Setelah sekian lama, akhirnya kau berbagi tentang

    RSS SamLens [Photography]



My Bizz



My Networks



Category




Recently Writing

My Twitter



Translate



Recent Comments

  1. annas: Minggu ini rombongan intrade 2013 dari TDA juga sudah merapat di KL. semoga teman-teman mendapat inspirasi dan...
  2. Bhayu MH: Assalamu’alaikum Pak Sam, Mohon izin mengungkapkan kekaguman dalam artikel:...
  3. pegy: Kalo sy ingin jd tamu bisa??? Tq
  4. beni: yaa., bener banget tuh boss… :D
  5. acep: setuju mas,, lanjutkan
  6. acep: nice info mas,,
  7. acep: thank mas ats infonya
  8. acep: thank atas tips nya mas,,. salam kenal
  9. acep: nice grop mas,, semoga sukses
  10. acep: thank infonya kang
  11. acep: ibu Mooryawati memang tokoh yang patut jadi teladan,,
  12. acep: semoga sukses anggota KMM 5,eksis terus,,dan tidak kalah dengan grup yang lain
  13. acep: meski saya bukan anggota dari keduanya, tapi enak juga nya mas kalo misalnya kita menjadi anggota TDA
  14. acep: thank mas atas infonya nice articel,,

Socialite


I am:

Be Samyono 'Sam'

Create Your Badge
  1. Pagerank:
    2/10
  2. Technorati Rank: -1
  3. Alexa Rank: 1,530,355
facebooktwittergoogle_plusredditpinterestmail

Visitor:

  • 1 currently online
  • 400526 total visitors